Mahasiswa UHAMKA Kepincut Naskah Kuno di Perpusnas: Bahasa Indonesia Jadi Kunci!
Wih, keren banget! Mahasiswa UHAMKA lagi kepincut sama naskah kuno di Perpusnas nih! Kira-kira ada apa aja ya di sana? Yuk, kita intip keseruannya!
Mahasiswa UHAMKA Terpesona Naskah Kuno: Bahasa Indonesia Jadi Kunci Diplomasi!¶
image just illustration
Puluhan mahasiswa dari Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UHAMKA baru-baru ini mengunjungi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas). Kunjungan ini bukan sekadar jalan-jalan biasa, lho! Mereka datang untuk belajar langsung tentang diplomasi budaya dan kebahasaan dalam konteks komunikasi global. Wah, kedengerannya seru banget!
Belajar Diplomasi Lewat Naskah Kuno dan Bahasa¶
Tema yang diangkat dalam kunjungan ini adalah “Komunikasi Internasional: Diplomasi Naskah Kuno dan Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Resmi Konferensi Umum UNESCO”. Dekan FISIP UHAMKA, Dra. Tellys Corliana, M.Hum., menekankan pentingnya memahami komunikasi internasional bukan cuma sebagai teori, tapi juga sebagai strategi nyata yang melibatkan budaya, sejarah, dan identitas nasional.
“Kunjungan ini membuka mata mahasiswa tentang bagaimana diplomasi bisa dilakukan melalui warisan budaya seperti naskah kuno dan bahasa,” ujar Tellys.
Peran Penting Bahasa Indonesia di Panggung Dunia¶
Prof. Endang Aminudin Aziz, M.A., Ph.D., Kepala Perpusnas RI, yang juga tokoh penting dalam menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi konferensi umum UNESCO, jadi keynote speaker dalam acara ini. Beliau menjelaskan bahwa naskah kuno punya peran strategis sebagai alat diplomasi budaya yang memperkenalkan kekayaan intelektual bangsa ke panggung dunia.
Beliau juga menjelaskan proses panjang hingga akhirnya Bahasa Indonesia diakui sebagai salah satu bahasa resmi dalam Konferensi Umum UNESCO. Sebuah capaian diplomasi kebahasaan yang membanggakan!
“Pengakuan ini bukan semata-mata administratif, tetapi simbol bahwa Bahasa Indonesia memiliki kekuatan kultural dan sejarah yang diakui dunia,” tegas Prof. Endang.
Melihat Langsung Koleksi Naskah Kuno¶
Nggak cuma dengerin paparan, para mahasiswa juga diajak tur singkat ke bagian koleksi naskah kuno Perpusnas. Mereka bisa lihat langsung manuskrip-manuskrip bersejarah yang selama ini jadi bagian dari identitas literasi bangsa. Keren banget ya!
Pengalaman Berharga Buat Mahasiswa¶
Para mahasiswa mengaku dapat pengalaman berharga dari kunjungan ini. Salah satu peserta, Thifal, mahasiswa semester enam, bilang:
“Kami jadi lebih memahami bahwa komunikasi internasional bukan hanya soal bahasa asing, tetapi juga tentang bagaimana kita memperkenalkan budaya dan identitas kita ke dunia,”
Kunjungan ini jadi bagian dari komitmen Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UHAMKA untuk memperluas cakrawala akademik mahasiswa melalui pengalaman lapangan dan dialog dengan para pakar serta praktisi komunikasi dan kebudayaan.
Gimana? Jadi makin bangga kan sama Bahasa Indonesia dan warisan budaya kita? Yuk, terus lestarikan dan perkenalkan kekayaan Indonesia ke seluruh dunia!
Tertarik untuk tahu lebih banyak tentang naskah kuno dan diplomasi budaya? Jangan ragu untuk tinggalkan komentar di bawah ini! Atau, kunjungi lagi blog ini untuk informasi menarik lainnya!
Posting Komentar